( repost )
Ini bermula dari pengalaman mengajari Regan bersepeda
roda dua. Awalnya dia antipati sekali dengan sepeda, hampir 1 tahun
mangkrak di dapur sampai gembos. Malahan adiknya yang seneng mainin
sepeda.
Beberapa hari yang lalu sengaja aku keluarkan sepedanya,
kulepas roda kecilnya, ku pompa roda nya biar gak gembos. Dan dia berani
mencoba menaikinya. Sehari dua hari dia masih susah mencari celah untuk
membuat sepedanya berjalan seimbang. Aku bilang " kayuh yang kuat,
jangan takut ". Walaupun kesulitan itu masih saja menghampiri tapi dia
cukup antusias untuk belajar. Belajar memang tidak instan, ada
tahapannya, dan Reganpun dengan telaten menjalani semua.
Wow, suprise banget ketika dia mulai lancar bersepeda dia bilang " ternyata bersepeda roda dua itu menyenangkan ".
Bener
sekali anakku sayang, bila kita mau belajar dengan tekun, suatu saat
kita akan mahir mendalami sesuatu. Dan kita akan merasa bahwa hasil yang
kita capai itu benar-benar menyenangkan. Yang terpenting adalah
percayalah bahwa kamu bisa.
Begitu juga dengan kami, orang tua
kalian. Semoga kamipun tak malas untuk belajar. Menjadi mahir mungkin
terlalu muluk bagi kami, tapi setidaknya kami bisa menjadi lebih baik
menata kehidupan ini dan mendidik kalian anak-anak kami. Semangati bapak
ibumu selalu ya sayang-sayangku. Sepeda itu harus tetap dikayuh supaya
seimbang jalannya. Begitu juga kehidupan ini. - nia puspa -
No comments:
Post a Comment