( repost )
Usianya baru 6 tahun sudah berbakat menjadi guru pembimbing yang
budiman. Dia ajak adiknya belajar mengenal huruf, dia ajak ibunya
belajar gambar, walaupun selalu saja dapat protes karena gambar ibu
selalu tampak tidak real. Diakhir sesi menginstrukturi ibu menggambar dia bilang
" kenapa ibu yang sudah besar gambarnya gak sebagus aku, aku bisa gambar 3 dimensi tapi ibu cuma bisa gambar lucu-lucu "
ibu jawab " berarti ibu spesialisasinya gambar lucu-lucu, kalau kamu gambar 3 dimensi "
" kalau gitu ayo coba ini lihat cara-caranya aku menggambar 3 dimensi.Terus tiruin ya."
Dia
menunjukkan bagaimana caranya menggambar 3 dimensi dan menyuruh ibu
untuk menirunya. Setelah lihat hasil gambar ibunya dia merasa puas ,
" nah gitu caranya gampangkan."
yah
begitulah anak-anak kadang ibu terlalu sibuk dengan urusan sendiri
hingga melewatkan momen-momen berharga ini. Ternyata kalaupun mau
menyempatkan diri mendengar celoteh mereka, bermain bersama mereka
sebentar saja, banyak hal ajaib yang bisa ibu rasakan dan ibu lihat.
Seperti juga obrolan ketika pulang sekolah ini,
" aku tadi disuruh buguru menggambar cita-cita tapi aku bingung apa cita-citaku.."
" terus jadinya gambar apa?" jawab ibu
"
aku gak gambar soalnya kalau aku gambar pilot nanti aku takut
pesawatnya jatuh, kalau gambar nahkoda aku takut kapalnya tenggelam "
" kenapa gak gambar guru menggambar aja.kan kamu suka gambar." potong ibu
" wah iya, aku gak mikir jadi guru gambar, emangnya itu cita-cita? "
"
iya dong, cita-cita itu banyak jadi guru gambar juga cita-cita, jadi
desainer mobil juga cita-cita, jadi desainer pesawat juga cita-cita,
jadi ayah yang baik nanti kalau kamu dewasa dan sudah menikah juga
cita-cita, jadi bos juga cita-cita"
" wah aku gak mau jadi bos"
" lho kenapa?"
" soalnya temenku sudah ada yang jadi bos tadi "( rupanya dia tengok temannya menggambar bos :) )
Hahaha
lucu juga mendengar semua itu. Kadang celoteh-celoteh mereka sangat
lugu dan jujur. Walaupun terkesan tanpa ujung tapi sanggup membuat
simpul dihati ibu.
Semoga kelak ketika mereka dewasapun mereka tidak enggan bercerita kepada ibunya.
#akhirnya
malam ini diakhiri dengan sepenggal kisah diatas kasur bersama mu
anak-anakku, have a nice dream sayang, semoga tercapai cita-citamu
seperti doa uti " menjadi desainer handal " aamiin YRA
Kecup sayang,
Ibu :*
- nia puspa -
No comments:
Post a Comment